
Tercatat 18 persimpangan jalan di pusat kota Denpasar, Bali, ternyata belum terpasang kamera pengawas atau yang sering disebut Closed Circuit Television (CCTV). Hal itu menambah kesulitan buat memantau arus kendaraan dan kejadian apapun terjadi di jalan raya.
Bahkan, sistem Area Traffic Control System (ATCS) buat mengatasi kemacetan juga kerap kali gagal berfungsi. Menurut data baru 43 persimpangan dari 65 di Denpasar sudah terpasang CCTV dan bisa dipantau dari jauh.
"Saat ini dari total 65 simpang yang ada, baru ada 43 simpang yang terpasang CCTV. Dan itupun tidak semuanya bisa kami kendalikan, hanya 36 CCTV dikendalikan di wilayah Denpasar dan 7 lagi dikendalikan Provinsi Bali karena sebagai jalur VIP," ungkap Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelayanan Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar I Dewa Ketut Adi Pradnyana, Senin malam (1/9).
Adi mengatakan, sisa 18 persimpangan belum terpasang CCTV lantaran terbentur anggaran. "Yang 18 simpang itu rencananya masih melobi ke pusat. Di mana anggarannya 50 persen dari APBD dan 45 persen dari APBN, dan sisanya akan melobi ke pusat," jelas Adi.
Kendati begitu, Adi sangat berharap apabila nantinya semua persimpangan di Kota Denpasar dapat terpasang kamera pengintai. Dikatakan Adi, dengan pemasangan kamera pengawas dapat menekan tingkat kemacetan terjadi di Kota Denpasar, sehingga arus lalu lintas menjadi normal dan tidak ada hambatan serta keluhan dari masyarakat
Sekian berita Modifikasi terbaru dari kami mengenai 18 Persimpangan Di Bali Belum Terpasang CCTV. Harapan kami artikel seputar Modifikasi yang berjudul 18 Persimpangan Di Bali Belum Terpasang CCTV ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Arena Modifikasi untuk mendapatkan berita seputar Modifikasi setiap harinya.